Sabtu, Januari 12, 2008

Tukul operasi mulut


Jangan sekali-kali percaya judul di atas! Bila percaya berlanjut hubungi gw di 0800-GWBOONG [saluran bebas pulsa mulai menit ke-2], ntar gw boongin seboong-boongnya. Yah, terserah sih, kalo emang hobi diboongin dan merasakan kenikmatan surgawi tiada tara setelah gw boongin, ya udah, cini2, gw boongin. Heheh, kalo tukul bener-bener operasi mulut [kata orang] hokinya bisa ilang di ruang operasi. Ga etis tukul tiba-tiba cakep[lho?].

Tukul seadanya eh, apa adanya

Dan kalo emang tukul bener-bener operasi mulut, dari mana kita bisa tau beritanya dengan bumbu lengkap spesial pake telor plus kerupuk tidak lupa bawang gorengnya? jawabannya dah jelas: infotainment. Bukan, infotainment bukan nama warung bubur terkenal di pedalaman Timika, hadooh, makanya jangan keseringan nonton wisata kuliner![maap pak Bondan, bcanda] Infotainment itu, emm..., ung..., emm.................................... [*sussahcariInspirasi mode ON*]

Pokoknya, dari infotainment kita bisa tahu perkembangan politik internasional dan isu perkembangan teknologi kesehatan terkini, heheh, ya enggak lah. Dari infotainment kita bisa tahu kapan Marshanda jatoh dari bajaj, bisa tahu kapan Baim Wong jadi jomblo gara-gara putus dengan layangannya [layangan putus bikin jomblo?], bisa tahu Tora Sudiro gambar tatonya cicak nungging ato kucing kayang, bisa tahu Dude Harlino bisa salto apa engga, bisa tahu kapan kucingnya Jeremy Thomas masuk salon hewan buat manny-paddy, bisa tahu pada musim apa beruang melakukan hibernasi, oh, yang ini dari animal planet, bukan infotainment.

Jadi apa yang kita 'benar-benar' tahu dari infotainment selain pola hidup dan kegiatan sekelompok orang yang berprofesi sebagai 'selebritis'? berapa persentase pengetahuan kita tentang karya 'para pekerja seni' ini? siapa yang membuat minyak langka? siapa karyawan pertama yang sakit flu? kenapa becak rodanya tiga? kenapa Fiona pergi ke paris? siapa penemu duit jatoh pertama di dunia? kenapa gw jadi ga jelas gini? [sudahlah……]

Yup, kalo mereka emang ngaku pekerja seni, maka yang kita butuh tahu dari mereka itu info perkembangan karya, bukan celana pendeknya ada berapa lemari ato punya koleksi bungkus chiki berapa kwintal [emang ada yang ngoleksi ginian?]. Misalnya aja ada acara 'infotani', masa' kita mo ekspos kebonya pak tani namanya siapa, ato apakah alat bajaknya merk Gucci ato Versace, ato kapan para petani mau merilis album lagu rock [nama band-nya paling 'the cangkul', heheh], bukannya membahas tentang pertanian itu sendiri, kan ntar ngga nyambung jadinya.

Jadi infotainment itu harusnya gimana? Kalo mo liat infotainment yang lebih ideal, nonton aja SHOWBIZ di metroTV jam setengah 5 sore setiap senin-jum'at, kalo gasalah. Di showbiz gw jamin ga ada berita tentang koleksi celana pendek dan teman-temannya [*promosi mode ON*].

Btw, tulisan 'infotainment' itu bener ga sih cara nulisnya? gw kok jadi ragu2? bodo ah.

1 komentar:

inmyhead mengatakan...

hoaaaaaah