Sabtu, Oktober 10, 2009

burned

api itu panas
selalu begitu, membakar.

dan diri ini, dengan segala kekurangannya, dengan segala pertahanannya, sedang di titik didih. terbakar.

amarah?

mungkin, tapi ini tidak melibatkan kalian, manusia.
dan bodohnya, jemari ini, otak ini, lidah kelu ini, kehilangan kata-kata untuk dijelaskan. kehilangan alasan. kehilangan rasa.

5 komentar:

dhodie mengatakan...

menghilanglah untuk sementara kawan.. api jika dilawan api hanya akan membakarmu lebih besar...

*gapenting.com*

tikapinkhana mengatakan...

rasa adalah segalanya (hungry)*makin ga nyambung menebar kan garam, cabai, gula, penyedap dan cemilan biar ga kehilangan rasa*

Iman mengatakan...

Bersejuklah di kesunyian malam di bawah langit berbintang satu-dua *kalo perlu bikin tenda*

Basuh dengan air suci lantas tenggelam hingga embun pagi menetes di ujung dedaunan

Tuang sumpah serapah dan kesah bercatat di agenda para malaikat dalam dahi membumi

Buang, tuang, singkirkan ...
Lepas dan lega, nggak?
Lakukan lebih dalam ...

Soktau.com

leni mengatakan...

menyepilah.
coba ajak dirimu berbicara.
dari hati ke hati.
apa yang terjadi?
apa apinya?
mengapa asap itu muncul.

atau
menyepilah..
untuk berkhalwat dengan-Nya
utarakan sjujurnya
apa yang kamu rasa
dan kamu akan merasa lega
mungkin juga bonus-Nya berupa tenang akan datang :)

*geje comment hehe*
*tapi serius lohh*

:D

suzannita mengatakan...

ada award disini http://suzannita.wordpress.com/2009/10/20/999/