Senin, Juni 13, 2011

Ayam Panggang Madu Strawberry


Syahdan suatu ketika di negeri seribu malam, tidak terjadi apa-apa. Lokasi kemudian berpindah ke Ibukota Indonesia, sebelah baratnya, di sebuah pojok antah berantah. Tersebutlah segerombolan orang-orang yang tidak diragukan lagi keamatirannya merencanakan untuk membuat sesuatu yang tidak pernah mereka buat sebelumnya seumur hidup mereka.

Adalah ayam bakar dengan citarasa baru yang maknyus di mata, di lidah, di perut, dan di hati. Berbekal kemauan yang kuat, tekad membara, semangat menggelora dan uang patungan secukupnya mereka pun bergerilya ke sebuah pusat perbelanjaan yang akses masuknya maharibet dengan kisah kasih nyasar yang terlalu menyedihkan untuk diceritakan. Sedikit pelajaran yang bisa diambil: dekat dan terlihat itu belum tentu gampang dicapai gan, ibukota keras gan jangan asal naik fly over nyasarnya jauh loh.

Singkat kata mereka pun berhasil menjejakkan kaki di pusat perbelanjaan tersebut, marilah kita sebut itu mall C. Apakah mereka segera berbelanja hal yang dibutuhkan, mengingat hari sudah gelap? otentu tidak. Pertama-tama mereka reflek menjelajah toko buku G, bergentayangan di pojokan komik, berakhir dengan membeli buku. Kemudian gentayangan berlanjut ke toko action figure, fanboying sama karakter anime, sampe akhirnya tokonya tutup.

Singkat kata lagi, mereka sudah selesai berbelanja kebutuhan, satu ekor ayam dan sebagainya, sedangkan untuk bumbu dapur dan rempah konon sudah disiapkan oleh salah seorang oknum yang rumahnya kosong ditinggal ortunya jalan-jalan sedangkan kulkasnya penuh bahan masakan.

Akhirnya mereka tiba di TKP. Setelah cooling down sebentar, nonton TV, baca komik, main game, main-main remote AC kayak orang udik, ritual pun dimulai tepat tengah malam. Ritual yang mungkin tadinya hanya dilakukan pada air, mie instan, telur ceplok, dan chicken nugget. Ya, ritual yang sangat mistis dan kelam penting bagi kelangsungan hidup umat manusia, memasak.

Dan seperti halnya terjadi di kalangan mahluk-mahluk amatir lainnya, mereka gagal mengenali hal-hal seperti rempah-rempah dan sebagainya sehingga membutuhkan salah satu jurus andalan who wants to be a millionare, phone-a-friend.


[Lagi-lagi] Singkat kata lagi, bahan-bahan aneh itu sudah bisa dikenali dengan baik. Dan dimulailah peng-ungkep-an. Dimulai dari sebutir kemiri, 3 siung bawang putih, ketumbar secukupnya, garam secukupnya, dan ditambah cabe rawit inisiatif, semua diulek sampai kayaknya halus. Kemudian potongan ayam yang telah dibersihkan dilumuri bumbu tersebut hingga rata, didiamkan sebentar kemudian ditaruh di wajan yang bersemayam di atas api kecil sebuah kompor gas.

Setelah didiamkan beberapa saat, saatnya mengeluarkan panggangan dari DRTV yang sangat terkenal itu, konon para penggunanya bahagia sesaat memegangnya, mereka yang sangat amatir ini pun penasaran dan mulai menjilatinya, dan tiba-tiba bahagia.

Sebentar, apa ini dikategorikan memanggang? mereka tidak peduli, lagian arangnya ketemu tapi tempat buat manggangnya gak ada sih, the show must go on.

Tibalah di saat pelumuran ayam yang hendak dipanggang itu, salah seorang oknum mengeluarkan zat asing untuk dilumuri di potongan ayam. Itulah madu strawberry, mereka semua terpukau melihat kemasan berbentuk choki choki itu. Kemudian si oknum memasukkan si madu strawberry ke dalam kecap, diaduk-aduk, diaduk-aduk, diaduk-aduk, yang lain hanya terdiam bergidik. Sekali lagi, the show must go on T_T.



Dan akhirnya pertempuran berdarah di dapur usai sudah. Ayam telah matang terpanggang, timun telah tipis teriris, nasi telah lantang terhidang, mata pun garang memandang, sekejap lahap menyantap.

Dan satu kata yang tersebut dari masing-masing mahluk ini: ENAAK~. Entah enak karena lapar, atau kreasi mereka memang layak untuk dikonsumsi manusia normal di muka bumi ini. Yang tersisa setelah segalanya tandas hanyalah rasa bahagia di lidah, perut, dan hati.

-TAMAT-




DISCLAIMER: segala teknik memasak yang dipraktekan belum teruji di warung ayam bakar, harap berhati-hati dalam menerapkannya. Oknum-oknum yang melakukan malpraktek terhadap pemanggangan ayam ini disinyalir mempunyai lambung baja, otak kawat dan gigi besi. Postingan ini ditulis dalam keadaan ngantuk. Disclaimer ini memang lebay tapi siapa tau aja emang berbahaya sih.