Sabtu, Agustus 28, 2010

[28] anything you'd like

Tarawih malam ke 15, di sebuah masjid. Si gadis kecil berkerudung ini berlari riang menembus shaf demi shaf hanya untuk nemplok di bahu ayahnya. Sesaat kemudian ia berlari ke shaf wanita di belakang, tampaknya kembali ke ibunya. Tak lama kemudian dia kembali berlari dan melompat ke bahu ayahnya. Adegan ini berulang selama khatib memberikan kultum sebelum tarawih. Jadi teringat kisah Siti Hajar yang berlari dari suatu titik ke titik lainnya hanya untuk mencari mata air untuk si kecil Ismail *iya ceritanya ini gak mirip tapi saya teringat saja ke situ*.

Ah saya suka momen ini. Menggemaskan.