Rabu, April 22, 2009

ih hari ini UTS loh!!

WARNING!! sebelumnya, jika anda menemukan inspirasi dalam tulisan ini, tolong perhatikan, anda tertipu bagai ular berbisa suka memangsa *plak!!* , ehm ehm.. maksudnya, hal-hal di bawah ini hanya bisa dilakukan oleh ahlinya, tidak semua orang sudi melakukannya, terakhir, sepertinya warning ini gak jelas deh, jadi gak usah dibaca aja :p

oi oi, hari ini UTS loh *gembiraaa gembiraa*

jadi smua mahasiswa di kampus gw pasti sekarang juga ikut senang, bahagia, gembira *ditimpukin mahasiswa sejagat kampus*

hari ini jadwal gw mulai jam satu nanti, n you know what? gw blom siap, hwahahahahahaha *ngerasa diintai intel RSJ jadinya*. Okeh, gamau bahas masalah mood gini hari, gw kudu maraton buat menjejali otak kosong mlompong blong tong kosong blentang blentong ini dengan secercah pemahaman, oh yeah, bukan contoh yang baik, hihi.

LOH KOK MALAH NULIS DI BLOG?!!

haha, iya iya, ini cuman preambule dari UTS smester ini kok, hihi. Mudah-mudahan UTS gw lancar sumancar sumadirancar *maenan kata2 ala spupu gw ni* heihooo!!!

so, let's fill the empty memory right now *sistem-kebut-suka-suka ACTIVATED*

siyu (bye)

sulitnya berpisah, tapi itu sebuah keharusan (judul berat mode ON)

pernah gak sih kepikiran buat nulis surat ato note ato apalah dengan kata2 pembuka kek gini : "jika surat ini telah sampai, mungkin aku sudah pergi jauh....bla bla bla"

haha, sounds like sineterong banget ya, hihi. Tapi kenapa gw kadang kepikir kek gitu ya?  haha.

well, perpisahan itu kadang ga bisa direncanakan sama sekali, bukan? hari esok bisa berubah drastis sekali, gak seperti biasanya, entah oleh sebab apapun. tapi ada juga perpisahan yang terencana, terperinci, dengan tahapan-tahapan yang diawasi perkembangannya.

jadi.....

gw mo jujur, sebnernya ini mo ngebahas apa sih? *dikeplakin orang se-RT*

err, sbnernya mo nulis yang rada idealis, tapi diri yang rapuh ini kadang setelah membaca tulisan sendiri yang mahaidealis itu mendadak mendelete dengan buasnya karena menganggap yang tersisa setelah ini adalah kemunafikan semata, oh jiwa... *gak nyambung*

yeah whatever, ini tulisan gak layak baca, tapi udah keposting, yaudah deh *padahal pas nulis belon posting*

intinya, ada hal2 buruk yang gw ingin berpisah darinya, tapi usaha yang ada masih minim, gitu deh, hoaah ngantuk, siyu

*intinya keknya paragraf terakhir itu ya? wakaka*

Selasa, April 21, 2009

Terang

kau pilih mana?
kesetaraan atau keserasian?
kuharap keserasian

karena genggam ini ingin mengiring
bukan menggiring

karena hati ini ingin mencinta
bukan menista

karena jiwa ini ingin menggenapi
bukan menggelapi
Blogged with the Flock Browser

Minggu, April 19, 2009

artis yang jadi sodara......

errr, gw mo nulis apa ya? *dikeplak diri sendiri*

haha, ini tulisan cepet iseng lewat aja. Barusan nyokap nonton infotainment acara gosip di tipi dan mendadak ngomong "eh itu kan artis yang jadi sodaranya bu s****. itu loh, yang maen di c**** f****".

jreng, gw ga kenal sapa tu orang. 
tapi gw rasa gw sangat pernah denger judul sinetronnya, haha

lantas nyokap menambahkan "si *** (anaknya bu s****) sampe seneng banget tiap liat ada omnya yang maen di situ" haha, sumpah bagi gw ini info gak penting, yeah, whatever. 

tapi gw fokus banget sama kalimat yang dibilang sama nyokap di awal tadi. ITU ARTIS YANG JADI SODARA....? im stopping here, thinking deeply *gaya bet da ah*

pertanyaan-pertanyaan pun mendadak bermunculan. kok artis yang jadi sodara ya? apa karena artis baru diakuin jadi sodara? kenapa kata artis yang didahulukan? apa ada bedanya kalo dibilang "sodara yang jadi artis"? kenapa gw ganteng? *ditimpuk keyboard untuk pertanyaan terakhir*

hmmm, menurut gw sih, hubungan persaudaraan itu lebih pantas disebutkan terlebih dahulu. jadi ngomongnya sodara gw yang jadi presiden ato apa gitu, jadi apapun profesinya, minumnya teh botol sosro dia tetep sodara gw, ato sahabat gw, bgonoh. 

gw rasanya lebih sreg kalo menghormati dan mendahulukan hubungan bukan karena profesi, gitu deh, hehe.

dan pemikiran gw ini udah gw sampaikan secara spontan *uhuy* ke nyokap, hehe. ada landasan teorinya gak ya? hihi, gatau juga.

whoaa, siyu, akan kembali menikmati hangatnya Depok *padahal gerah*

Sabtu, April 11, 2009

lebih bening

*clingak-clinguk, melihat situasi, eh sepi,  posting lagi ah hari ini, hihihi *

Doaku Hari Ini
-Abdurrahman Faiz-

Tuhanku
berikanlah waktuMu padaku
untuk tumbuh di jalan cinta
dan menyemainya
di sepanjang jalan ayah bundaku
di sepanjang jalan Indonesiaku
di sepanjang jalan menujuMu

ini nukilan puisi dari sebuah buku, gw udah lama beli buku ini, udah baca berkali-kali, karena gak terlalu tebal dan yang paling penting, beautiful.

weits, buku apa yaa?

ini bukunya [dari: www.amartapura.com]

hoho, judulnya Untuk Bunda dan Dunia, ini bukunya Faiz (Abdurrahman Faiz, lengkapnya), dia putranya Helvy Tiana Rosa. err, buku pertamakah? *cek bentar* err sepertinya iya, haha, kalo salah maap ya Faiz. kelahiran 15 November 1995, dan ketika buku ini terbit, itu pas umurnya 8 tahun, wedew, haha. Bukunya terbit taon 2006 yang lalu nih *telat banget gw ngereviewnya, hihihi

okeh, fokus dikit..

hari ini, pas gw iseng liat-liat rak buku, eh buku ini nongol dikit ke atas seakan minta dibaca, huhu. Dan seperti setiap kali gw ngebacanya setiap kali pula gw terkagum. Walaupun gw singkirin fakta bahwa yang nulis itu anak kecil umur delapan taon, tetep aja bagi gw puisi-puisi dia, err, apa ya, bening (^_^)"

dan kali ini gw terpaku ngebaca puisi Faiz yang gw tulis di atas itu. 

ah gw selalu suka banget istilah "jalan cinta". Jalan di mana setiap orang yang menjejakkan kaki di atasnya merasakan luapan gembira di hati, merasakan kobaran semangat menerangi hari-harinya. Langkah-langkah terasa lebih ringan di atasnya, meskipun mendaki. Kesulitan hanya angin lalu di jalan ini karena terhembus damai yang melingkupinya. Kesedihan hanya gelap sekejap di jalan ini, karena tergerus cahaya cinta yang menaunginya.   

jiah, jadi ribet

pokoknya gw suka istilah jalan cinta. n sebagai catatan, ini bukan cinta-picisan-cap-jahe yang biasa dijajakan kebanyakan band-band musik pop masa kini *tendensius mode ON*. 

satu hal lagi yang bikin gw ngangkat jempol, adalah kalimat "di sepanjang jalan Indonesiaku". Subhanallah, salut dengan cita-citanya untuk menyemai cinta di sepanjang jalan Indonesia. Tidakkah kalian, para manusia dewasa, pernah berpikir dan bercita-cita seperti itu? yang terlihat sekarang, banyak yang menuntut negeri untuk memberi, tapi tak pernah ingin memberi untuk negeri, haha, apakah semakin dewasa berarti semakin egois dan tidak peduli? gak tau ah, kok jadi ngebahas ini, haha

kadang kita butuh sedikit teguran dari orang-orang polos, hehe

eniwey, salute buat Faiz lah. Mudah-mudahan puisi-puisi yang lahir dari Faiz selalu bening seperti biasa, jernih untuk jadi telaga, indah untuk dinikmati manusia berhati kusam seperti saya (^_^). 

Licentia Poetica artinya adalah........

koneksi IM2 di Depok makin menyebalkan aja dua hari ini, GPRS moloo, argh bikin kesel aja nih, mana lagi badmood klop banget da ah. 

loh loh, gw kan lagi gak mo ngebahas ini, ahaha

hmmm, kalian suka baca-baca puisi gak? ato mungkin nulis puisi? ato kalian udah expert sama urusan "bermain kata" yang satu ini? sering memujanggakan diri? sebel dengan bahasa gw yang maha-acakadut? *loh ini apa hubungannya?* jika pertanyaan terakhir dijawab ya, maka anda memiliki insting bahasa Indonesia yang bagus, dan melihat kekacauan yang melanda bahasa saya *tiba-tiba bahasa saya jadi baku*

back to the mess..

nah, singkat kata, selama petualangan gw di dunia pujangga cap kaki tiga, kemaren gw nemuin istilah licentia poetica. Ada temen nulis sajak di note-nya di facebook yang kemudian dikomentarin yang ujung-ujungnya nyebut licentia poetica. Dasar emang gw udik bin laden jadi mlongo ga ngerti aja denger kata itu. 

UNTUNG ADA OM GOOGLE *luv u
dan habis gelap terbitlah terong *dikeplak Kartini*

jadi, Licentia Poetica itu kebebasan memanipulasi kata oleh penyair demi menimbulkan efek tertentu dalam karyanya dan terkadang menabrak kaidah-kaidah dasar berbahasa. Penyimpangan dari kaidah dasar biasanya terjadi pada arti kosakata (leksikal), bunyi-bunyi kebahasaan (fonologi), tata makna (semantis) maupun tata kalimat (sintaksis). 

okeh, gw gak ngerti banget semua istilah2 di atas, lah wong copas doang, hihi. tapi kalo mo lengkapnya bisa download [di sini] 

hal yang gw pahamin dari licentia poetica, penyair boleh aja melabrak kaidah bahasa, selama menimbulkan estetika tersendiri, huhu. Jadi kata diolah menjadi sesuatu yang bermakna, walaupun ga sesuai kaidah, dengan tujuan menyempurnakan ungkapan. 

dan lazimnya, ada majas dalam hampir setiap puisi. Majas itu pemakaian kata yang batas-batas maknanya menyimpang dari arti harfiah. jaman2 SMP dulu pasti dah pada pernah denger majas dong, ada metafora, personifikasi, asosiasi, repetisi dan favorit gw, hiperbola, ahahahaha *ktauan deh alasan gw lebay*

hmmm, gw jadi tergoda untuk memakai istilah licentia bloglukmanica, yang artinya kaidah khusus dalam tata bahasa yang membolehkan lukman untuk melabrak semua kaidah bahasa dalam blognya, wakakaka. maksa. 

tapi emang gw dari awal udah hobi ngelabrak tatabahasa se-labrak-labraknya *rusaaak*

oh bulan 
adakah kau purnama hari ini?
karena cintaku pasang

zzzzzzt, lebay kan? haha. siyu. 

Jumat, April 10, 2009

bipolar?

badmood, yeah, gw lagi badmood. Dan nyokap gw bilang, badmood jangan diturutin lah, haha, bener. tapi how? dunno. 



n diagnosa gw *hoalah diagnosa opoo* terhadap diri ini mengarah pada kesimpulan, kalo perubahan esmosi gw dari satu titik ke titik yang lain lumayan ekstrim dan mendadak. ha.. ha.. ha.. *ketawa garing mode ON*

sempet jadi trit di plurk, dan seperti biasa dikomenin secara gak penting yang lumayan mengakakkan *bahasa apa ini?*. Eh si megan, temen gw di plurk muncul dan bilang itu sepertinya gejala bipolar. CRING. bahasa planet mana tuh? gw pernahnya denger polar bear *bruang kutub*, haha.

okeh, dan berhubung dia menyertakan sebuah link artikel ringkas tentang bipolar, gw segera ke TKP. 

ternyata artikelnya menarik juga, hehe. jadi gw copas sebagian ke sini:

Nah Bipolar nggak, mereka merasakan perubahan mood yang ekstrim dari “atas” ke “bawah” dengan cepat yang mempengaruhi energi, pemikiran, kelakuan dan fungsionalitas. Maksudektsrim? Dari sangat-sangat-sangat-sangat berbahagia ke sangat-sangat-sangat-depresi.

Ciri-ciri Bipolar/Manic Depressive adalah:

  • Hiperaktif, joyfull (yang bisa2 jadi berubah)
  • Sangat Positif (yang bisa jadi tiba2 negatif)
  • Super Pede (yang tiba2 jadi nggak)
  • Kurang Tidur
  • Pemikiran yang terus bekerja (nonstop.. konflik in minds)
  • Ngomong yang cepet
  • Mudah teralihkan (distractive)

ada pembahasan yang lebih luas lagi tentang bipolar itu di sini. Dan gw juga menemukan beberapa blog yang copas dari link yang terakhir itu, hehe.  

setelah baca-baca itu, gw berkesimpulan, gila ni artikel bahasanya ruwet amat sih maybe yes maybe not. somehow, gw merasakan gejala fluktuasi mood gw kek gitu lah, drastis dari ganteng menjadi lebih ganteng *yay, ada gitu? haha*. Ah lagian terlalu dini untuk menyimpulkan.

tapi yang jelas gw agak bergidik juga membaca statemen ini di artikel link yang terakhir itu:

"Kestabilan adalah tempat bertamu penderita bipolar. Tak seorang pun dari kami yang benar-benar tinggal disitu."

weh, seru amat ya *kok seru?*

hahaha, berbahaya juga ya. hmmmm. ah, bikin bingung, gw baca lagi ah artikelnya, sambil ngarep gw jauuh dari definisi ituh, haha. siyu


Rabu, April 08, 2009

tembok

terkadang, kita membangun "tembok keluhan" yang lebih besar dari pada "tembok masalah" yang sedang kita coba untuk lewati.............

Selasa, April 07, 2009

ayo pada miliih

temanya masih politik aja nih, hwahahaha

kalian, warga negara indonesia yang baik dan berbudi tinggi, sopan dan rajin menabung, tampan dan cantik, mari sukseskan pemilihan umum. 

mau tau caranya menyukseskan pemilihan umum, wahai warga yang baik? 

CARANYA CUMAN SATUU *lebay ah*

yep, caranya cuman satu, sumbangkan suara anda dengan mencontreng pilihan anda nanti di TPS2 yang tersedia. sia-sia kampanye keliling kota, tereak-tereak sampe ludah mengering, kalo abis itu gak ngasih "sumbangsih kecil" berupa contrengan :D

titipkan suara-suara anda pada mereka-mereka yang anda percaya, jangan asal milih ya, masih ada waktu 2 hari untuk bersemedi di puncak gunung rinjani memikirkan sampe mateng apa dan siapa pilihan anda. Pastikan yang terbaik yang jadi pilihan anda, bukankah anda selalu ingin yang terbaik?

yang baru pertama kali milih, ehm ehm, jangan kliatan cupu di TPS ya, jadi inget gw dulu yang lebih mirip orang mo sunat ketimbang mo nyoblos *elah malah curhat*

yang belum punya hak, atau yang terdzolimi oleh administrasi negri ini yang semerawut sehingga tidak bisa memberikan suara saat pemilu nanti, jangan berkecil hati, selalu ada neks taim *ih gw ngomong apa sih?*

jangan sia-siakan hak memilih yang udah kalian punyai, okeh. lima tahun sekali saja kok, gak tiap hari *emangnya eo*. Ayo pada milih, nuntut hak boleh, tapi tunaikan kewajiban juga yaa, biar adil gak jomplang, okeh.

pokoknya milih deh ya, yah yah yah.

kecuali kalian caleg loh, haha, kalo menang, met berjuang di pemerintahan. inget kalian itu sebenarnya PEKERJA SOSIAL, jadi mesti tulus luhur, gak masuk pemerintahan buat ngumpulin duit doang, okey. 

gitu aja, udah 2 hari lagi nih, met mikir sebelom milih ^^


Minggu, April 05, 2009

eh ada pemilu (2009)

PERINGATAN KERAS! tulisan ini dibuat dalam kondisi laper dan bodoh. Bahasa yang digunakan tidak cocok untuk dibaca anak di bawah umur 3 tahun *emang maenan plastik* dan tidak cocok dibaca orang yang buta huruf dan rabun monitor. Materi yang dimuat juga tidak senonoh karena punya efek melecehkan janda-janda kucing yang suaminya tidak pernah mau bertanggung jawab. intinya, jangan baca peringatan gak jelas ini *maunya apa sih?* ahaha

JENG JENG JENG *kok masih italic aja tulisannya*

waktu pencoblosan (9 April) udah semakin dekat...

dan gw kok tiba-tiba jadi kepikiran politik mlulu, mungkin jiwa ke-caleg-an gw emang udah ada semenjak orok, dan sepertinya sekarang adalah saat bagi gw untuk maju ke pentas politik demi memperjuangkan hak orang banyak dan kesejahteraannya *jiaaah*

ah jangan ngemeng panjang2 soal ini, ntar gw bisa repot kalo gw majang visi dan misi gw yang mahakeren trus tiba2 ada utusan dari partai besar yang memohon2 minta gw untuk jadi caleg demi kemajuan Indonesia *ditimpuk orang sekampung

bukan itu yang pingin gw bahas, ahaha

yang jelas gw cuman pengen nyumpahin mudah2an tu artis dangdut seronok yang geal-geol pas kampanye dianugrahi encok menahun karena sukses membakar napsu2 para caleg.

err, lagi pengen ngebahas soal memilih dan tidak memilih nih. 

sedari awal, gw berpikir bahwa milih itu hak kita, n gak milih juga hak kita, thats all, jadi cool aja kalo ada yang males gak milih, lagian kan ada yang ga bisa milih gara2 gak terdaftar, ato ada kesalahan administratif lainnya, it's okay. 

sampai suatu saat di kampus ditebar selebaran tentang ke-tidak memilih-an. it was shocking me!! Dan pada detik itu pula perut gw bergejolak, soalnya blom makan *gak penting banget*, haha. Hati gw dan logika gw berontak sama pendapat dan alasan segelintir orang yang gak mau milih pas pemilu.  

TERNYATA ALASAN MEREKA BEGITU BODOH, GAK PANTES JADI ALESAN, GAK NYAMBUNG. Saking gak pantesnya, malay banget gw nulis detailnya di sini. kalo ada yang protes kenapa gw gak nulis di sini, gw bakal jawab, ini blog gw, suka-suka gw, lagian gw gak mau blog gw dikotori oleh alasan-alasan rendahan kek gitu, cuih.

SUMPAH gw lebih damai kalo ada orang gak milih dengan alasan :"karena gw gak mau" ketimbang alesan cupu kek gitu, baca gituan bisa muntah di tempat.

ada partai yang tema kampanyenya tentang program-program pemerintah yang gagal, menjelekkan program2 pemerintah yang berjalan tersendat-sendat dan dianggap tidak tepat sasaran, mengekspos kesengsaraan masyarakat (gak suka pake kata "rakyat") dan berjanji segalanya bakal bahagia seakan-akan segala sesuatu begitu mudah seperti memasukkan dengkul ke hidung menjentikkan jari dan CRING mereka hidup bahagia selama-lamanya. 

OMG, partai gak bijak kek gini minta di pilih? ke laut aja kampanye di sarang hiu

dan lucunya, selebaran-ajakan-tidak-memilih dudul itu, yang bikin gw kesel, sama aja setali tiga uang sama tema kampanye partai tersebut di atas, dengan tambahan kesimpulan mahabodoh: mending gak usah milih, sia sia, gitu. SOTOY BANGET SIH? diliat dari pojok sebelah mana gak-milih bisa jadi solusi kekacauan negeri ini? yang ada jugak nambah kacau, nambah daftar orang-orang bodoh Indonesia yang sok tau. 

seakan-akan mereka bilang: "eh kamar lo kacau? udah ga usah di kamar aja, ntar lo gak terlibat kekacauan itu, karena kita di luar kekacauan itu" benar benar permainan logika yang sangat bodoh, orang bodoh kayak gw aja jadi ngerasa jenius. rasanya pengen muntah lewat kuping. 

pesimis, orang-orang ini pesimis, gw saranin ke laut aja ngumpet di sarang hiu pas tanggal 9 ntar.




eh kenapa gw gak pake istilah golput a.k.a golongan putih dari tadi ya? the reason is, gw gak ngeliat jiwa yang putih dari alasan-alasan itu, itu alasan-alasan yang HITAM KELAM. dengan ini gw menyatakan gw berhenti menggunakan istilah GOLPUT. bullsh*t smuanya. 

gw sempet -dan masih- heboh di fb ama temen gw, ngobrolin tentang isu gak-milih ini. n gw menemukan keseragaman alasan, walau dia ngomongnya rada ngalor ngidul n gak terstruktur, tapi punya inti persis selebaran itu, ckckckck, gw sedih, tapi begitulah hidup, gak segalanya sesuai dengan kemauan kita. 

so pesan gw, kalo kalian mo melakukan sesuatu yang besar, punya alesan yang jelas dikit kek, jangan asal ngomong n gak tau faktanya, sumpah, KE LAUT AJA TINGGAL DI SARANG HIU. 

ada yang berpendapat pikiran gw sempit? allright silahkan kasih link artikel ke gw tentang alasan-gak-milih yang MEYAKINKAN, okey orang-orang pinter? gw mungkin bego soal mencari alesan, tapi gw sudah naek level sedikit, jadi gak bisa mentah-mentah ditipu ke-sok-idealisme-an palsu.

terakhir, maapin bahasa gw yang rada sampah. 

Jumat, April 03, 2009

super geje siang siang

huff........

Entah, tapi hari ini rasa itu kembali. Rasa yang pernah datang menghantui di masa lalu, tiba-tiba mendadak kembali seakan baru kemarin hal itu terjadi.

pup ah