Senin, Desember 28, 2009

Avatar, Pandora dan Kucing Biru

Kocak juga ya kalo ngatain orang pake bahasa na'vi. dasar SKXWANG lo! ahahahaha

Eh, ehm. Sudah pada nonton Avatar? bagi yang sering menyaksikan serial Avatar The Legend of Aang, bukan itu yang saya maksud :D.

maaf Aang, kita lagi gak ngomongin kamu loh
sumber

Avatar yang ini adalah film anyar garapan James Cameron. Orang yang sama juga membesut Titanic (1997), film yang memborong 11 piala oscar itutuh.

BUKAN! bukan ini poster Titanic!
sumber

Spoiler, begin.

Jadi ceritanya gini, Jake Sully, seorang veteran perang menjadi sukarelawan dalam sebuah penelitian terhadap suku na'vi di sebuah tempat antah berantah (planet lain?) bernama Pandora. Err, karena pas nontonnya telat, jadi bagian paliiiiing awal gak liat-liat banget. pokoknya gitu deh. Yang jelas bulan di situ (setelah saya hitung) ada lima *sempet aja, dan mungkin salah :p*.

*setelah googling saya yakin kalau Pandora itu planet lain, hihi, kecup hangat buat om google*

Proyek penelitian itu sendiri terdiri dari para ilmuwan (Dr. Grace Augustine dkk) dan juga ada unsur militernya yang dikomandoi Kolonel Miles, dan tentu bos mata duitan (Selfridge) yang sebenernya ngincer mineral bernama Unobtainium yang terkandung di bumi Pandora.

Singkat kata singkat cerita, aku dan dia jatuh di got Si Jake ini dikoneksikan ke tubuh hibrid (iya, hibrid kan ya?) yang disebut avatar, amat menyerupai sosok para penghuni pandora situ, kecuali jumlah jarinya saja yang berbeda. Para avatar berjari lima, sedang penghuni asli berjari empat (dan yak, saya menghitungnya! waw! walaupun ini di muat di trivia film ini juga sih, etapi saya duluan taunya).

Bayangan awal pas ngeliat sosok avatar maupun penghuni Pandora ini adalah, IIH KAYAK KUCING BIRU~ *lempar ikan asin* tubuhnya menjulang, rambut ekor kuda dengan jaringan syaraf khusus di tengah-tengahnya, berekor, kulit loreng, biru, hidup pula, mmm, liat sendiri deh gambarnya

ini sosok Jake yang menghuni avatarnya
sumber

Misi pertama Jake adalah mengawal Dr. Grace dan temannya (norm) mengambil sampel tumbuh-tumbuhan di sana, mereka semua mengendalikan avatar masing- masing. Dasar si Jake oon, dia iseng berkeliaran. Sewaktu melihat tumbuhan berbentuk spiral dimainin deh sama dia (salah satu scene kocak bin oon). Ternyata hal tersebut mengganggu hewan serupa badak tapi culanya lebih seperti tampang hiu martil. Mari kita sebut, badak martil. Ya si badak itu ngamuk, tapi dengan berdiam diri maka nyawa dijamin selamat, begitu kata Dr. Grace.

Tapi the real disaster muncul, yaitu si mahluk dengan sosok menyerupai macan kumbang ya tapi namanya juga mahluk planet lain, agak susah mendeskripsikannya. Pokoknya seperti macan kumbang hanya saja mukanya seperti bergabung dengan bunga teratai dan pantat kecoa. susah dibayangin kan? Nah si macan ini, selain bikin para badak martil itu kabur, juga mengejar Jake sampai luntang lantung ngibrit ga jelas dan akhirnya ditinggalkan rombongan peneliti itu karena pada malam hari mereka dilarang beroperasi.

pengalaman pertama yang seru kan? buat seorang Jake, yang bukan ilmuwan, gak kenal medan, oon. Sampai akhirnya dia bertemu Neytiri (seperti menyebut nenek tiri gak sih).

Hmmm, apa harus diceritakan semua di sini?
Ah lanjut ke scene yang saya suka aja ya. hihi.

Akhirnya Jake dititipkan kepala suku Omaticaya *halah ribet nyebutnya* kepada Neytiri untuk diajari cara bangsa Na'vi berlatih militer. Dan karena oonnya dalam berbagai hal, dia dipanggil skxwang, sebutan dalam bahasa Na'vi yang artinya kurang lebih: bodoh, oon, bego, idiot *cukup, cukup*. Dan dia pun belajar banyak, tentang kehidupan Omaticaya, tentang interaksi dengan alam, tentang cara mengendalikan hewan-hewan yang ada di Pandora, tentang *UHUK* cinta.

[loncat scene]

Rupanya kolonel Miller, yang memberi batas waktu tiga bulan bagi Jake untuk mempelajari dan bernegosiasi kepada suku Omaticaya agar mau pindah dari tempat mereka tinggal sekarang, kehilangan kesabaran. Karena Jake dari hari ke hari malah terlihat "sangat Na'vi" ketimbang mentaati perjanjian awal yaitu menegosiasikan pemindahan suku Omaticaya dari tempatnya, Atas nama Unobtainium. Lalu terjadilah hal yang paling tidak diinginkan. JRENG JRENG

apakah kejadian itu?
Apa itu Ikran? Apa itu Toruc Macto?
Apakah ada adegan perang yang seru di film ini?
Bagaimana kelanjutan *uhuk uhuk UHUK* hubungan Jake dengan Neytiri?
Apakah rencana Miska untuk merusak hubungan mereka berdua di Cinta Fitri Season selanjutnya?
Apakah Manohara akan balik menuntut Kerajaan Kelantan?

Bagaimana akhir dari semua cerita ini?

Saksikan di tempat anda ingin menyaksikannya ya~, entah di bioskop yang anda sayang atau tidak, atau tempat lain yang mungkin saya tidak tahu *siyul2 cari link*

Apa yang saya dapat?
Ya selain kata skxwang *yeah, otak bebal ini selalu saja peka terhadap umpatan kata baru, hihihi* kesan yang saya dapat dari menonton film ini adalah: HUAAAAAAAAAAAA KEREEEEEEN. Teknologi saat ini sepertinya benar-benar meng-cover film yang hampir 60% menampilkan animasi ini. Setting tempat yang benar-benar imajinatif, tumbuh-tumbuhan yang unik dan beraneka rupa. Binatang-binatang fiksi yang lucu-lucu (ya, bagi saya lucu), bahasa artifisial yang menarik untuk dipelajari (loh?), dan masih banyak wow-factor yang membuat saya ber-wow-wow ria. Mari lupakan New Moon *disambit pendukung fanatik edward cullen dan mr. muscle Jacob-something*

Blade, do your job, ahahah
sumber

ehm,
Pernah menonton seri Earth From Above yang ditayangkan beberapa kali di Metro TV? suasana dan energi yang saya dapat dari film ini adalah seperti ketika menonton seri Earth From Above, ditambah Big Ideas For Small Planet (yang juga ditayangkan di Metro TV, sepertinya jam tayangnya pindah). Hanya saja ini fiksi. Saya menangkap pesan yang serupa.

Ya, Pesan yang begitu jelas, cintai alam, karena kau bagian darinya.

Mungkin kita sering melihat liputan pembalakan liar, penebangan hutan besar-besaran, illegal logging, name it. Semua menyiksa hutan, paru-paru dunia. They kill the world. Saya pernah dengar cerita miris tentang sebuah hutan yang dari kejauhan tampak "sangat berpohon" tetapi ketika dilihat dari dekat yang tampak hanyalah tanah yang tercabik-cabik karena pohon-pohonnya ditebang seenaknya dan menyisakan pohon di pinggiran hutan itu saja. Oh ya, bapak saya yang menceritakan hal ini selepas kepulangannya dari Kalimantan, ya, ini di Indonesia (kita?), salah satu paru-paru dunia. Miris.

Apa kita benar-benar sedang hidup di pandora, tiada tersisa kecuali harapan di dalamnya? *halaah nyambung gak sih* Wahai kalian bangsa Na'vi bangkit dan lindungi alam!!! eywaa eywaaa, dukung kamiii~ *mimpi jadi toruc macto*

Oh, satu lagi,
Sosok favorit saya di film ini adalah Dr. Grace :). Sosok ilmuwan yang keras, berdedikasi dalam bidang yang digelutinya. Ya, keras sampai-sampai di awal cerita dia menolak Jake Sully, seorang veteran yang cacat (tidak bisa berjalan) untuk turut serta dalam penelitian atau bahkan sampai mengendalikan avatar. Baginya Jake tidak memiliki kemampuan selain otot dan otot, dan dia buta tentang Na'vi sama sekali. Ya, Jake si Oon.

Di balik itu, dia peduli, sangat peduli pada anggota timnya. Terlebih setelah Jake hilang di hutan dan secara ajaib malah berhasil melakukan pendekatan ke Omaticaya. Setelah itu, Dr. Grace berada di samping Jake, hingga akhir. Haha, mungkin karakter yang sedemikian bisa ditemukan di cerita-cerita lain ya, dan deskripsi saya pun agak (sangat) kurang detail. But for me, this is special :D

i've lost once

Dan seseorang, dengan sebagian besar watak Dr. Grace berada dalam dirinya (orang yang dihormati orang banyak dan amat sangat berdedikasi di bidangnya) some how, saved me. Bukan dengan menepuk pundak dan berkata, its okay, im beside you *dorama banget*, dia hanya melakukannya begitu saja, ya, berdiri di samping saya. Menyuntikkan harapan dosis tinggi, menyelipkan pesan bijak dalam setiap kata-katanya yang berima, bahkan amarah pun disulamnya dalam kalimat berima yang memukau telinga namun menghujam hati. Oh ya, saya saat itu berada dalam "project" yang dia pimpin, hehe, lucky me. Saya harus sempatkan waktu untuk mengunjungi pusaranya. Harus.

Oh well, malah curcol hihi
Menonton film ini bisa jadi hiburan yang menarik dan sarat makna, dan tentunya pesan dan kesan yang dijaring berbeda-beda. Mungkin rate +13 bisa jadi patokan untuk orang tua yang hendak mengajak serta anaknya untuk menonton film ini. Sosok-sosok "kucing biru" yang ditampilkan seperti manusia yang yang nyaris bugil (bayangkan suku-suku di pedalaman Afrika atau Irian) dan secuil adegan mesra agaknya kurang pantas untuk disaksikan anak-anak.

Pokoknya film ini *pungut-pungut jempol yang berserakan* 10 thumbs up!
Akhirnya, (bagi yang belum nonton ataupun mau nonton lagi) selamat menyaksikan. :D

6 komentar:

memew mengatakan...

pertamax gan hehe....

owh gtu, kirain avatar si aang itu eh ang ya?? ko brubah ujud jd biru....*raunya bukan*

lavie mengatakan...

kok saya ngerasanya ada relationship yang kurang kegali di film itu, masih ngeganjel sampai saya beres nonton -___-

lukmandisini mengatakan...

@memew
==" yaaa, gitudeh~

@lavie
ooh, setelah si jake jadi toruc macto itu ya, baikan sama Neytiri ato kagak ya?

err, kalau yang itu, saya tidak terlalu concern amat sih :p *kalau saja adegan kiss itu tidak ada* soalnya point itu yang bikin ga enak buat ngajak anak kecil nonton :p

kalau bagi saya, meninggalkan beberapa pertanyaan di akhir cerita itu... menambah nilai tersendiri :p *biar orang ngarang2 terusannya gimana :))*

Faye mengatakan...

iya, di daerah Kalimantan Tengah kata temen saya sekarang banyak yang cuma terlihat hijau dari arah pinggir jalan, tapi ketika masuk, gundul, kalo diliat di Kalimantan Selatan sendiri juga udah banyak yang gundul =( belum ditambah kebakaran hutan kalo musim kering

*disambit pendukung fanatik edward cullen dan mr. muscle Jacob-something*
ah, saya sering kok, tenang saja =D

awalnya saya denger film ini dikirain versi the movie dari Avatar Aang =D
ternyata bukan, tapi masih belum ada sih di Malang =D

*kabur mengendap2 setelah bikin postingan sendiri di blog orang*

lukmandisini mengatakan...

@faye
hmmm, saya belum pernah nanya teman-teman dari kalimantan sendiri, gimana kalo ngeliat hutan mereka seperti itu. dengernya aja shock :|

errr, nyumun? hihihihihihi, mari summon blade buat ngelindungin kita dari pendukung fanatik nyumun

nah kan, berapa orang yang mikir kalo avatar itu versi layar lebarnya Aang =)), dan lantas bawa anak kecil buat nonton :p

*pungut bayaran buat yang mosting di sini*

Iman Sulaiman mengatakan...

Setuju banget sama Lukman ttg pesan moral yg ingin dibawa oleh Avatar yaitu ttg save our earth. Tapi kayaknya ada juga pesan lain yg tersirat di sini, yaitu sindiran gaya penyelesaian masalah dgn kekerasan yg biasa dipertontonkan oleh negara adidaya. Bahwa kekerasan sebenarnya bukan lah cara untuk menyelesaikan masalah.

Nice posting Gan *4 jempol* (punyanya cuma 4 sih) hehehe